Selamat Datang di MediaPendampingNews.Com ➤ Cepat - Akurat - Terpercaya ➤ Semua Wartawan MediaPendampingNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan.



Renungan Minggu : Ajakan Juru Selamat Nats: Matius 11:28-29

Editor: MediaPendampingNews.com author photo

 


MPnews. Medan  -  Dalam ayat 28 kita dapat melihat dimana Yesus Kristus yang adalah Tuhan mengajak setiap orang yang mengikutinya dengan berkata "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu". Ayat ini menunjukan dimana Yesus mengundang setiap orang untuk datang kepadaNya tanpa memandang siapa diri kita. Sebelum Yesus hadir, untuk kepada Tuhan tidak dapat langsung datang kepadaNya, tetapi harus melalu imam. Artinya Yesus mengundang kita tanpa memandang siapa diri kita, status kita, berdosa atau tidak. Oleh sebab itu kita akan belajar bagaimana kita datang kepada Tuhan dengan menerima ajakanNya.


1. Tuhan mau kita menggunakan "kuk"("jinak"). Matius 11:28.

Dalam ayat ini jelas dikatakan undangan Tuhan Yesus adalah untuk kita mau menggunakan "kuk" yang dari padaNya. "Kuk adalah palang kayu dengan jepitan vertikal yang memisahkan kedua binatang penarik sehingga bersama-sama menarik beban berat". Saya mendapati kenapa Tuhan ingin kita mengenakan kuk yang daripadanya adalah untuk kita menjadi "jinak" kepadaNya. Artinya Tuhan ingin setiap orang yang mau menerima undanganNya dan mau mengenakan kuk yang daripadaNya adalah orang-orang yang "jinak" atau orang-orang yang mau mendengar, tunduk dan taat atas apapun yang Dia katakan. Namun kita dapat melihat dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, ada banyak orang mengikut Yesus namun belum tentu memikul kuk yang dari pada Tuhan, atau menjadi "jinak"(mendengar dan taat). Kita sering beribadah, berdoa, mengikuti persekutuan, tetapi belum tentu kita melakukan apa yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan. Oleh sebab itu pastikan kita sebagai orang percaya untuk siap menjadi "jinak"(mendengar, tunduk dan taat) didalam Tuhan, sehingga hidup kita terus akurat didalamNya.


2. Tuhan mau kita menjadi rendah hati atau tapeinos he kardia(Yunani),(rendah, siap ditekan, siap dipermalukan, hina/nista). Matius 11:29

Dari ayat ini kita jelas dikatakan orang-orang yang menerima kuk yang daripada Tuhan akan memiliki kerendahan hati yang luar biasa. Kerendahan hati yang Tuhan maksud adalah kerendahan hati yang dirinya siap untuk menerima proses atau tekanan, bahkan siap menerima konsekuensi apapun sekalipun itu mempermalukan diri kita sendiri. Artinya orang-orang yang memikul kuk yang dari pada Tuhan sudah tidak lagi memikirkan siapa dirinya, status sebagai orang percaya. Namun ada banyak orang percaya, ketika mengalami masa-masa kehidupan dalam iman, pelayanan dan sebagainya, seringkali ketika kita mengalami tekanan kita mepertahankan ego kita karena kita masih memandang siapa diri kita, status kita dan kehormatan kita, sehingga ketika kita mengalami proses kita sulit untuk menerima tekanan dan sebagainya(kesombongan). Oleh sebab itu, pastikan kita memiliki kerendahan hati yang Tuhan inginkan untuk kita miliki, karena Yesus sendiri telah menggambarkan bagaimana kerendahan hati yang sesungguhnya. 


3. Tuhan menghendaki kita sadar bahwa Dia selalu bersama kita. Matius 11:30.

Ayat ini adalah ayat dimana dikatakan Matius 11:30 "Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan." Kuk adalah alat penahan beban yang dimiliki binatang(kerbau,lembu, dll) lebih dari satu(bersama-sama). Artinya Tuhan Yesus mau mengingatkan kita bahwa orang-orang yang menerima ajakanNya adalah orang-orang yang ketika menerima "kuk"(tekanan, proses dan sebagainya) kita akan mampu melewati setiap tekanan dan proses yang ada karena Tuhan Yesus bersama-sama dengan kita dalam melewati tekanan dan proses tersebut. Kenapa orang percaya lemah dan bahkan putus asa ketika mengalami tekanan dan proses, adalah karena kita tidak yakin bahwa Tuhan sebenarnya juga bersama-sama kita untuk melewati tekanan dan proses yang ada. Kita merasa bahwa hanya diri kita sendiri ketika ada proses dan tekanan tersebut, padahal Tuhan Yesus telah menekankan bahwa beban Ku pun ringan, yang artinya Tuhan juga bersama-sama kita melewati proses yang ada. Oleh sebab itu jangan kawatir akan tekanan dan proses yang kita terima, karena proses dan tekanan adalah kehendak Tuhan agar kita mencapai garis akhir yang Tuhan kehendaki dalam kehidupan orang percaya. 


Kesimpulan: Jadi orang-orang yang menerima ajakan Jurus selamat adalah orang-orang yang siap menggunakan kuk yang daripadanya, sehingga kita taat dan tunduk atas apa yang Tuhan ingin kita lakukan dalam kehidupan kita. Sehingga ketika menerima kuk tersebut maka kita akan belajar bagaimana memiliki kerendahan hati yang Allah kehendaki, sehingga kita mampu melewati tekanan dan proses yang ada, karena kita sadar bahwa kita tidak sendiri melewati tekanan dan proses tersebut. Amin



Ev. Ariston Napitupulu S.Th

Share:
Komentar

Berita Terkini