Selamat Datang di MediaPendampingNews.Com ➤ Cepat - Akurat - Terpercaya ➤ Semua Wartawan MediaPendampingNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan.



Renungan Minggu : Dari Kematian Menjadi Kehidupan Nats: Lukas 24:7

Editor: MediaPendampingNews.com author photo

 


MPnews.Medan  -  Kebangkitan dari kematian adalah hal yang sangat mustahil kita temukan, terkecuali Allah menghendakiNya. Mungkin tidak jarang kita mendengar ada orang yang dapat bangkit dari kematian dikarenakan beberapa alasan. Namun kebangkitan Yesus Kristus Tuhan kita berbeda dengan kebangkitan yang dialami oleh manusia lain, kenapa? Karena kebangkitan Yesus dari kematian sudah di nubuatkan dari sejak sebelum Yesus mengalami kematian(Markus 8:31). Oleh sebab itu kita akan belajar apa arti kebangkitan Yesus Kristus Tuhan kita.


1. Kebangkitan Yesus dari kematian menunjukan penebusan akan dosa. manusia(Lukas 24:7). 

Ayat ini mengatakan dimana "Yesus harus di serahkan ketangan orang berdosa"(orang-orang yang pasti masuk neraka). Pertanyaannya, kenapa harus diserahkan ketangan orang berdosa? Kenapa tidak tidak dikatakan ke tangan para  imam? Atau ke tangan para raja? Atau ke tangan para hakim?. Jadi jelas tujuan Tuhan bukan hanya kepada orang Israel saja, atau kepada orang-orang tertentu, tetapi kepada orang-orang berdosa, yang dimana manusia telah hidup dalam dosa 1Yohanes 1:8-10. Yang artinya tujuan kebangkitan Yesus Tuhan kita agar untuk menebus manusia yang hidup didalam dosa(Roma 6:23). Jadi kita sebagai orang percaya seharusnya kita sudah tidak lagi terikat akan dosa(pertobatan), karena kita telah menjadi orang-orang yang terbebas dari keterikatan akan dosa. Jadi pastikan arti kebangkita Tuhan Yesus terjadi pada diri kita, dimana kita bebas dari keterikatan akan dosa.


2. Barter atau pertukaran, dimana hidup yang lama menjadi hidup yang baru(Roma 3:23-24).

Tujuan atau arti dari kebangkitan Yesus Kristus Tuhan kita adalah untuk menukarkan kematian dengan kehidupan. Artinya manusia yang seharusnya hidup dalam kematian(maut), telah di tukar menjadi kehidupan(Roma 6:23). Jadi tujuan Tuhan Yesus dalam kebangkitanNya, Dia ingin kita mengalami kehidupan didalam Dia. Artinya Tuhan Yesus ingin kita mengalami kehidupan yang benar-benar mengalami hidup yang penuh dengan kasih karunia, dan mengalami mukjizat didalam Tuhan. Artinya orang percaya seharusnya kehidupannya tidak lepas daripada mukjizatNya, karena orang yang hidup didalam Tuhan akan mengalami kehidupan yang penuh dengan mukjizat, sekalipun dalam masalah, sakit penyakit, ekonomi dan sebagainya. Jadi kalau kita sebagai orang percaya tidak mengalami kehidupan(mukjizatNya), maka kita masih belum menikmati  hidup didalam kebangkitan Yesus Kristus Tuhan kita.


3. Kebangkitan Yesus menunjukan bahwa kematian(maut) tidak berlaku lagi atas orang manusia(Lukas 24:7).

Jika kita baca ayat ini, dimana ada dikatakan tentang "hari", dimana Yesus dibangkitkan pada hari yang ke tiga. Artinya Yesus Kristus Tuhan kita sercara manusia, sempat mengalami kematian tubuh secara manusia selama tiga hari. Kematian manusia didalam tubuh seharusnya tidak dapat hidup kembali, bahkan membusuk. Namun kata bangkit pada hari ke tiga, ini membuktikan kematian(maut) tidak berlaku lagi atas manusia. Artinya manusia sudah tidak terikat lagi dalam kematian(maut), sehingga dapat menentukan sendiri apakah kita meenerima kehidupan atau kematian. Jadi pastikan kita sebagai orang percaya selalu memiliki gaya orang yang hidup didalam Tuhan, sehingga orang di sekitar kita juga merasakan kehidupan didalam Tuhan(menjadi berkat).


Kesimpulan: Jadi kebangkitan Yesus Kristus Tuhan kita, bukan hanya sekedar kebangkitan biasa, tetapi bertujuan untuk menebus kematian yang seharusnya kita terima, sehingga kita mengalami kehidupan yang baru dan yang lama berlalu. Amin


Ev. Ariston Napitupulu M.Th

Share:
Komentar

Berita Terkini