Selamat Datang di MediaPendampingNews.Com ➤ Cepat - Akurat - Terpercaya ➤ Semua Wartawan MediaPendampingNews.Com dilengkapi dengan ID Card Wartawan.



Renungan Minggu : Tiga Alasan Adanya Tuhan Dalam Hidup Orang Percaya Nats : 1 Korintus 6:19

Editor: MediaPendampingNews.com author photo

 


MPnews.Medan  -  Kepercayaan kita sebagai orang percaya harus disertai dengan tindakan iman yang menyatakan bahwa ada Tuhan dalam kehidupan kita. Itu artinya kehidupan kita akan menunjukan apakah iman kita disertai dengan adanya Tuhan dalam kehidupan kita, karena kehidupan kita akan menunjukan siapa Allah dalam kehidupan kita didunia.  Jadi kehidupan kita didunia ini, bukan hanya sekedar bernafas saja, bekerja saja, dan melakukan aktifitas-aktifitas biasa-biasa saja, tetapi setiap tindakan, pola hidup, dan keputusan kita akan menunjukan apakah ada Tuhan dalam kehidupan kita, karena hidup kita dan tubuh kita adalah reprentasi gambar dan rupa Allah, dan tubuh kita adalah baitNya. Jadi bagaimana kita menyatakan bahwa ada Allah dalam kehidupan kita?Tuhan


1. Allah Itu Esa. Keluaran 3:14


Disini Allah jelas menyatakan diriNya “Aku adalah Aku” yang mengartikan bahwa Allah itu Esa. Saya mendapati disini bahwa Allah mau menegaskan DiriNya kepada kita sebagai orang percaya, bahwa Dialah satu-satunya sumber, dasar, awal dan akhir. Itu artinya kita yang adalah ciptaanNya, yang terutama harus menyatakan diriNya didalam kehidupan kita sebagai orang percaya. Ada banyak orang percaya jaman sekarang secara tidak sadar dan bahkan menyadari, Tuhan sudah tidak lagi menjadi yang terutama dalam kehidupan kita, sehingga kita lebih mengandalkan skil, kehebatan, harta, pikiran dan kehendak kita sendiri dalam kehidupan kita. Ketika kita memiliki gaya hidup tersebut, maka lambat laun, kita akan cenderung menjadi sombong, dan beripikir bahwa semuanya adalah hasil kerja keras kita pribadi. Gaya hidup seperti ini, secara tidak langsung, akan semakin melupakan Tuhan dalam kehidupan kita, sehingga kita mudah putus asa, dan mengambil keputusan yang salah. Oleh sebab itu, pastikan kita terus menyadari bahwa Tuhanlah yang terutama dalam kehidupan kita, dengan mengawali hari-hari kita dengan bersyukur dan mengandalkan Dia. 


2. Mengenal Dia dalam roh, karena Allah itu Roh. Yohanes 4:24.


Dalam ayat ini jelas menyatakan “Allah itu Roh” adalah suatu pernyataanyang menunjukan pribadi Allah itu sendiri. Artinya tidak bisa tidak kita harus menyembah Allah bukan dalam keadaan daging(manusia), tetapi harus dalam keadaan didalam roh. Artinya sebagai orang percaya, kita tidak cukup hanya beribadah seperti orang pada umunya, datang kegereja, berdoa, memberikan persembahan, pelayanan dan sebagainya, tetapi kita harus mengenal siapa Tuhan yang kita yang kita  sembah. Oleh sebab itu kita harus benar-benar memahami kehidupan didalam roh, karena yang kita sembah adalah Roh Allah. Ada banyak orang tidak memahami penyembahan yang demikian, karena kita berpikir bahwa kita sudah cukup mengenal Dia dari kegiatan-kegiatan rohani yang kita lakukan, baik beribadah kegereja, berdoa, memberikan persembahan dan dengan banyaknya pelayanan-pelayanan aktifitas gereja. Padahal esensi hidup daripada orang percaya akan Tuhan adalah pengenalan akan Dia secara akurat didalam roh dan kebenaran. Jadi orang percaya yang ada Tuhan dalam kehidupannya adalah orang-orang yang mengenal Dia dan menyembah Dia didalam roh dan kebenaran.


3. Menghidupi kasih, karena Allah itu kasih. 1 Yohanes 4:7-8


Dalam ayat ini dinyatakan bahwa  salah satu sifat pribadi Allah yang tidak bisa lepas dari pribadiNya ialah ‘kasih’.Jadi Inilah salah satu dasar yang paling kuat yang menunjukan bahwa adanya Allah dalam kehidupan orang percaya, yaitu memiliki kasih (1 Korintus 13:4-8). Kasih yang Allah kehendaki adalah kasih yang tanpa dasar atau tanpa alasan apapun untuk kita saling mengasihi, karena kasih Allah itu tanpa batas. Artinya kasih adalah gambaran dari diri Allah yang seharusnya ada atas dalam diri orang percaya. Namun ada banyak orang percaya belum tentu memiliki kasih Allah didalam dirinya, sekalipun sering beribadah, persektuauan, pelayanan dan sebagainya, dikarenakan masih membatasi dirinya dengan hal-hal duniawi(harta, jabatan, dan sebagainya), atau masih terikat dengan dosa. Orang percaya yang masih terikat dengan hal-hal demikan, akan membuat dirinya akan sulit untuk memiliki kasih yang daripada Allah yang hidup, dikarenakan membatasi dirinya untuk saling mengasihi yang disebabkan perbedaan status, jabatan, harta, dan sebagainya. Oleh sebab itu pastikan kasih Allah yang ada pada diri kita itu tidak didasari dengan sesuatu hal, atau alasan apapun, karena Allah mengasihi kita tanpa batas. 



Kesimpulan: Jadi jelas bahwa Allah dapat terlihat dari gaya hidup orang percaya atas apapun yang kita lakukan, baik pola hidup, karakter, dan keputusan. Karena orang percaya yang ada Tuhan dalam kehidupannya, itu pasti akan mengutamakan Tuhan dalam setiap apapun aktifitas yang dilakukannya. Oleh sebab itu pastikan kita mengenal Dia secara akurat didalam roh, karena Allah itu Roh. Ketika kita mengenal Dia secara akurat, maka kita juga secara otomatis memiliki dan menghidupi kasih yang daripada Allah. Amin


Ev. Ariston Napitupulu S.Th

Share:
Komentar

Berita Terkini